Akhwat Ku Belum Sempurna

•Agustus 7, 2008 • 1 Komentar

Emang enak kalau udah mendalami islam sepenuhnya. Tapi, sampai sekarang aku belum merasakan itu.
Aku masih suka dengan kelalaian, keduniawian, dan mewahnya dunia. Belum bisa kayak teman-teman yang udah bisa ngimbangin kehidupannya dengan agama yang pastinya lebih baik dengan kesempurnaan yang aku punya.
Pacaran aja masih aku jalani, padahal aku tahu dalam islam itu gak boleh, memang aku ingin ada perubahan pada diriku,
tapi gak semudah itu pada prakteknya. Aku takut perubahan yang mendadak dapat membuat semuanya berantakan. aku gak mau tobat Sambal Lah, aku pingin jika aku memang bisa berubah, perubahan aku tuch merupakan perubahan yang bisa aku pertanggung jawabkan kepada semua orang. Terutama kepada ALLAH SWT..
Menurut Kalian, apa niat ku untuk berubah ini harus aku laksanakan dengan cepat atau dengan lambat tapi semua berjalan dengan sempurna????

Kisah KU

•Agustus 6, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Usia Ku
Beranjak 20 Tahun

Lahir dari keluarga yang berada dan dilahirakan dikeluarga yang berada merupakan keinginan semua orang. Tapi, gak semua orang bisa merasakan itu. Aku merupakan salah satu orang yang beruntung bisa lahir di tengah kedua orang tua yang berkecukupan, mungkin banyak pula orang yang bilang kalau keluarga ku termasuk orang yang berada. Enak dech mau ini itu tinggal bilang sama Ayah ku, apa yang aku inginkan keesokan harinya sudah ada di depan mataku. Maklumlah aku ini anak satu-satunya di keluarga. Jadi semua yang aku pingin bisa langsung ada. Ayah ku memang bukan seorang pengusaha kaya atau orang yang mempunyai gelar S1 atau Prof, tapi ayah ku hanya seorang petani yang sukses dengan hasil panen di sawah dan sayuran di ladang. Ayah ku tidak pernah sekolah atau kuliah di IPB untuk menjadi seorang yang sukses dengan hasil pertanian dan perkebunannya itu. Begitu juga ibu ku, hanya seorang perempuan pengembala kambing dan kerbau di sawah, ibu ku hanya sekolah sampai kelas 3 SD dan selain mengembala kambing , ibu ku orang yang aktif di pengajian dari sejak kecil.
Penghasilan keluarga ku sangat banyak dari mulai hasil panen di sawah dan hasil buah-buahan di kebun serta hasil ternak ayam dan bebek di rumah. Bisa pergi kepasar setiap minggu untuk beli baju baru dan sepatu baru. Apalagi kalau aku minta sama Ayah, pasti langsung di kasih. Maklumlah aku paling dekat sama Ayah, ayah yang selalu manjain aku, orang yang ngebela aku kalau aku dimarahin sama Ibu. Setiap tahun hasil panen aku selalu meningkat sampai-sampai Ayah ku mempunyai sawah di mana-mana salah satunya di daerah Kerawang. Tapi, walau kehidupan kami mencukupi, orang tuaku selalu ngajarin aku supaya gak pelit dan gak lupa sama orang-orang di sekitar kita. Ayah yang selalu ngingetin aku sama Allah,, Ayah selalu ngajakin aku untuk sholat berjamaah di rumah. Itulah Ayah orang yang selalu aku kagumi. Sejak usia ku semakin bertambah, kebutuhan aku pun terus bertambah, tapi tetap aja orang tuaku selalu memberi lebih kepada ku. Ketika aku kelas 5 SD, aku punya teman baru di keluarga, Tepatnya sich tanggal 29 Agustus 1999 adik perempuan aku lahir. Senang bangat akhirnya aku punya teman di keluarga. Lanjutkan membaca ‘Kisah KU’

KOTA BOGOR

•Juli 30, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Awal Kedatangan ku di Kota Bogor

Semua orang bisa nangis yach.. seorang Sanguinis yang terkenal rame aja bisa nangis, apa lagi melankolis yang lebih perasa dari pada Sanguinis. Akhir cawu yang begitu mengasyikkan tapi ingin cepat-cepat berakhir karena kebanyakan tugas. Gak mau juga kehilangan teman-teman yang bisa diajak berbagi cerita dari mulai dosen hingga penjaga kampus.

Lanjutkan membaca ‘KOTA BOGOR’

•Juli 30, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Awal Perpisahan ku

Bangun Pagi, bangun pagi lagi.. gak ada kerjaan dan rutinitas yang harus dikerjain setiap harinya.

“Bangun pagi, mandi, berangkat kuliah, ngerjain tugas, pulang kuliah, tidur dan akhirnya bertemu lagi dengan matahari pagi” Kata Aas

“Ya udahlah jalanin aja, tinggal beberapa hari lagi buat ngelepasin badan, otak dan pikiran kita dari hal-hal yang berbau tugas kampus” (Kucit dengan mudahnya berkata sambil menyeringai).

Sok sweet bangat sich lu cit… kata Nanda

Empat sekawan yang selalu bersama -sama ini gak bisa dipisahin gitu aja. Mulai dari Kos bareng sampai ditempat kuliah pun teman dekat bangat dech.

Lanjutkan membaca ”

My favourite

•Juli 21, 2008 • 1 Komentar

Apa Perbedaan Antara Teman,Kawan atau Sahabat ??

•Juli 21, 2008 • 1 Komentar

Chika gadis pintar yang tidak pernah mendapatkan nilai kurang di setiap mata pelajarannya di SMA. Dia berkepribadian tertutup dan sering menyendiri. tapi, jika ditanya tentang kimia, dia ahlinya!! tidak punya teman dikelas, tapi kenapa banyak orang yang membutuhkan dia pada saat orang itu punya masalah. Dia orang yang bisa diajak curhat & juga orang yang bisa menjaga rahasia teman. Disaat susah orang bisa mengingatnya, disaat senang tak seorangpun mengingatnya. Sahabat itu kan orang yang kita percaya untuk menceritakan masalah yang kita miliki. Jadi, Chika itu teman,kawan atau sahabat yach?

Uang Bukan Masalah Untuk Belajar

•Juli 20, 2008 • 1 Komentar

Masalah biaya pendidikan yang semakin membengkak di negeri kita ini menjadikan semangat orang tua merasa letih untuk menyekolahkan putra-putri mereka. Berapa banyak putra-putri bangsa yang setiap tahunnya harus putus sekolah karena masalah biaya. Kenapa harus uang yang menjadi masalahnya. Semua media televisi setiap harinya menyajikan masalah biaya pendidikan. Mungkin bagi mereka yang orang tuanya bekerja di tempat yang enak, pergi dengan mobil mewah dan kerja pun ke tempat yang nyaman tanpa debu dan sengatan matahari, beda dengan orang-orang anak petani,kuli bangunan yang harus bekerja keras dengan keringat dan teriknya panas matahari. Anak yang harus sekolah dan menikmati masa kanak-kanak di sekolah, harus bekerja membantu orang tua yang bekerja di ladang dan sawah. Lanjutkan membaca ‘Uang Bukan Masalah Untuk Belajar’